Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Korelasi Parameter CT Scan dan Karakteristik Pasien Dengan Dosis Analisis Efektif Pada Pemeriksaan CT Scan Thorax

Nurwahida (Akademik Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Bali)
Dita Anggraeni (Akademik Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Bali)
Kadek Yuda Astina (Akademik Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Bali)
Made Adhi Mahendrayana (Akademik Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Bali)
Sudarman (Akademik Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Bali)



Article Info

Publish Date
14 Sep 2026

Abstract

Abstrak: Analisis Korelasi Parameter CT Scan dan Karakteristik Pasien dengan Dosis Efektif pada Pemeriksaan CT Scan Thorax Pemeriksaan computed tomography (CT) Scan Thorax merupakan modalitas diagnostik penting, tetapi penggunaannya memerlukan evaluasi dosis radiasi karena parameter teknis dan karakteristik pasien dapat memengaruhi paparan radiasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi parameter CT Scan dan karakteristik pasien dengan dosis efektif pada pemeriksaan CT Scan Thorax. Penelitian ini menggunakan kuantitatif retrospektif. Penelitian dilakukan di Instalasi Radiologi salah satu Rumah Sakit di Jakarta pada bulan Desember 2025 sampai Januari 2026. Sampel penelitian berjumlah 33 pasien yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Variabel yang dianalisis meliputi milliampere-second (mAs), slice thickness, usia, jenis kelamin, computed tomography dose index volume (CTDIvol), dose length product (DLP), dan dosis efektif. Dosis efektif diperoleh melalui konversi nilai DLP dengan cara mengalikan DLP dengan faktor konversi untuk CT Thorax. Analisis data dilakukan secara deskriptif, dilanjutkan dengan uji normalitas dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan rerata dosis efektif sebesar 4,12 ± 2,48 mSv dengan rentang 1,30–8,31 mSv. Rerata mAs sebesar 105,00 ± 59,63, slice thickness 0,807 ± 0,075 mm, CTDIvol 6,77 ± 4,21 mGy, dan DLP 294,44 ± 177,43 mGy.cm. Hasil uji Spearman menunjukkan korelasi positif sangat kuat dan signifikan antara mAs dengan dosis efektif (ρ = 0,945; p < 0,001). Slice thickness (ρ = 0,141; p = 0,433) dan usia (ρ = -0,030; p = 0,867) tidak berkorelasi bermakna dengan dosis efektif, sedangkan jenis kelamin menunjukkan korelasi positif lemah pada batas signifikansi statistik (ρ = 0,344; p = 0,050). Penelitian ini menyimpulkan bahwa mAs merupakan parameter CT Scan yang paling kuat berkorelasi dengan dosis efektif pada pemeriksaan CT Scan Thorax.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...