Minat merupakan dasar penting yang bisa memberikan dorongan pada diri peserta didik untuk belajar. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa keaktifan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran kurang serta peserta didik kurang mampu dalam mengembangkan kegiatan proses dalam kelas serta berdampak pada hasil belajar peserta didik rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran yang dapat menumbuhkan minat siswa dalam belajar. Penelitian ini dilakukan di SMAN Mumbulsari kelas X-2 yang terdiri dari 35 siswa. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk memperbaiki permasalahan rendahnya minat belajar siswa. Tahap PTK ini terdiri dari plan, act, observe, dan reflect. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Jenis data kualitatif terdiri dari hasil wawancara tidak terstruktur dengan guru dan hasil pengamatan observer selama penelitian berlangsung. Jenis data kuantitatif terdiri dari angket minat belajar peserta didik yang dikumpulkan secara online melalui Google Form. Minat belajar siswa meningkat pada siklus 1 dan siklus 2, dengan persentase peningkatan rata-rata untuk setiap indikator, termasuk perasaan senang, perhatian, ketertarikan, dan partisipasi yaitu pada siklus 1, minat belajar meningkat sebesar 56% untuk kategori minat sedang, dan 78,4% untuk kategori minat tinggi. Kata Kunci: Problem Based Learning, Experiential Learning, Minat Belajar
Copyrights © 2024