Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan merumuskan faktor internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan pada BUM Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, dan mengidentifikasi dan merumuskan faktor eksternal yang menjadi ancaman dan peluang pada BUM Desa tersebut untuk merumuskan strategi bisnis pada BUM Desa Simorejo. Pada saat ini, BUM Desa “Berkah Alam” Desa Simorejo merupakan salah satu di antara 25 BUM Desa yang aktif di Kecamatan Kanor yang mengalami kendala pada pengelolaan administrasi dan keuangan yang masih menggunakan laporan manual, dan masih sedikit aktivitas ekonomi produktif masyarakat desa yang belum terintegrasi dengan kegiatan usaha BUM Desa. Unit usaha yang dilakukan oleh BUM Desa masih terbatas pada usaha pertanian, unit usaha pertokoan, unit usaha simpan pinjam dan unit usaha jasa persewaan alat pernikahan Diantara keempat unit usaha tersebut hanya unit usaha pertokoan yang masih berjalan meskipun hasil usahanya masih sedikit, sehingga ini diduga menjadi penyebab kontribusi dana BUM Desa Simorejo yang bisa diberikan ke PAD pada tahun 2022 masih rendah yakni hanya senilai Rp. 5.200.000. Hal ini menjadi latar belakang penulis untuk meneliti BUM Desa Desa Simorejo yang saat ini tergolong rendah kontribusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Teori yang digunakan adalah teori teori Fred R. David dan Teori Modal Sosial Pierre Bourdieu. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi pengembangan bisnis yang sesuai adalah strategi ST, yaitu strategi dalam menggunakaan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mengatasi ancaman. Sedangkan berdasarkan hasil analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) prioritas strategi pada BUM Desa Simorejo yaitu menjalin kerjasama secara aktif dengan masyarakat dan pihak ketiga dengan total nilai daya tarik (TAS) sebesar 5,81.
Copyrights © 2023