Tradisi Makan Bajamba merupakan salah satu warisan budaya tak benda masyarakat Minangkabau yang mengandung nilai-nilai sosial, adat, dan filosofi kehidupan yang luhur. Tradisi ini tidak sekadar menjadi aktivitas makan bersama, melainkan berfungsi sebagai media pembentukan karakter, penguatan solidaritas sosial, serta penanaman nilai kebersamaan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk, nilai budaya, serta tantangan pelestarian tradisi Makan Bajamba di tengah arus modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dari buku, artikel ilmiah, jurnal, dan sumber daring yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Makan Bajamba masih dilaksanakan dalam berbagai upacara adat dan keagamaan, namun mengalami pergeseran terutama dalam pola penyajian makanan yang cenderung digantikan oleh sistem prasmanan. Perubahan ini berpotensi mengikis nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam tradisi tersebut, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian yang berkelanjutan melalui peran aktif masyarakat adat, keluarga, dan dukungan pemerintah agar tradisi Makan Bajamba tetap lestari sebagai bagian dari identitas budaya Minangkabau dan warisan budaya tak benda Indonesi.
Copyrights © 2025