Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun di PAUD Nurul Hidayah serta kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan peningkatan keterampilan motorik halus melalui media origami. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus dengan subjek 14 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian hasil karya, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator keterampilan motorik halus. Pada pra siklus rata-rata keterampilan anak hanya 30,36%, meningkat menjadi 41,52% pada siklus I, dan mencapai 81,70% pada siklus II, melampaui indikator keberhasilan 75%. Secara spesifik, indikator menggambar sesuai gagasan, melipat kertas, serta menggunakan alat tulis dengan benar menunjukkan peningkatan konsisten dari kategori Belum Berkembang menuju Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik. Dengan demikian, media origami terbukti efektif dalam menstimulasi keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
Copyrights © 2025