Pariwisata berkelanjutan menjadi pendekatan penting dalam pengembangan destinasi wisata di Indonesia, khususnya pada desa wisata yang mengedepankan keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Salah satu faktor kunci dalam keberlanjutan destinasi adalah citra destinasi pada destinasi pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mandala, terhadap wisatawan serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan hasil temuan melalui wawancara kepada wisatawan. Hasil penelitian menunjukan bahwa citra destinasi terbentuk melalui melalui tiga dimensi utama, yaitu citra kognitif yang berkaitan dengan persepsi terhadap keindahan alam, fasilitas, dan aksesibilitas; citra afektif yang tercermin dari perasaan nyaman, aman, dan keterikatan emosional; serta citra konatif yang terlihat dari niat wisatawan untuk melakukan kunjungan ulang dan merekomendasikan destinasi kepada pihak lain. Praktik pariwisata berkelanjutan yang diterapkan secara konsisten memperkuat pengalaman positif wisatawan dan berkontribusi pada pembentukan citra destinasi yang autentik dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian citra destinasi berbasis pengalaman wisatawan serta implikasi praktis bagi pengelola desa wisata dalam merancang strategi pengelolaan desa yang berorientasi pada keberlanjutan
Copyrights © 2025