Salah satu penyebab beton cepat mengalami kerusakan dan tidak bertahan lama adalah karena pengaruh dari luar atau eksternal lingkungan dimana stuktur beton itu berada seperti lokasi lokasi tertentu seperti lingkungan yang berhubungan dengan bahan kimia sulfat klorida garam atau pembangunan yang berada di daerah laut Kandungan sulfat yang ada baik dalam tanah dan air tanah memburuknya bahan organik maupun limbah industri yang mengelilingi suatu struktuk beton dapat menimbulkan ancaman bagi daya tahan lama terhadap beton Seiring berkembangnya kemajuan teknologi dan alat uji terhadap beton Maka muncul berbagai macam alternatif untuk melakukan penambahan serat pisang sebagai bahan tambahan beton dengan maksud untuk menghindari kerusakan pada beton dalam jangka tertentu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan beton mutu Fc 20 terhadap penambahan serat batang pisang dengan variasi penambahan 0 25 Persen dan 1 Persen pada umur beton 7 14 21 dan 28 hari Kuat tekan beton dengan variasi 0 25 Persen serat batang pisang lebih kuat dari pada kuat tekan beton dengan variasi 1 Persen penambahan serat batang pisang Namun kuat tekan tersebut belum memenuhi kuat tekan rencana 20 Mpa Tidak tercapainya kuat tekan rencana disebabkan oleh fakor serat batang pisang itu sendiri yang mana dengan penambahan serat batang pisang dengan variasi 0 25 Persen dan 1 Persen cenderung mengurangi kuat tekan beton
Copyrights © 2021