All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety
Vol. 2 No. 1: Maret 2022

Soldering Casting Alumunium alloy Al Si CU Pada inti Cetakan Logam Baja pada Proses Mesin Cor Cetak Tekan

Surya Irawan (Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2022

Abstract

Penelitian ini yang dilakukan meliputi komposisi kimia Analisa perhitungan tekanan dan kecepatan aliran masuk logam cair kekerasan sifat hisik bahan pelumas kekasaran permukaan kemiringan sudut pemeriksaan visual inti cetakan dan stuktur mikro Metode penelitian yang dlakukan berupa eksperimen kemudian dibandingkan dengan standar kelayakan yang sudah ditetapkan dibidang Ilmu Logam Adapaun hasil penelitian yang diperoleh: 1 Komposisi paduan AL Si Cu dari produk casting dari proses cor cetak tekan didapat angka sebesar 19 1 Persen sehingga lebih tinggi dari standar Si yang diizinkan menurut refrensi 7 Standar JIS H 503 adalah sebesar 9 6 12 Persen Si 2 Tekanan yang bekerja untuk menekan logam cair AlSi Cu pada proses pengecoran cetak tekan tinggi cold chamber diecasting adalah sebesar 766 08 kg cm2 dan tekanan ini sudah melebihi dari standar yang diizinkan menurut refrensi 5 adalah 611 79 kg cm2 3 Kecepatan aliran masuk logam cair untuk paduan AlSi Cu tinggi 80 8 m detik menurut refrensi 5 standar diizinkan adalah tekanan 60 m detik 4 Sifat Bahan pelumas jenis Ducote EP2014 sudah menyala menguap pada temperature 2650 C sehingga tidak sesuai dengan pengunaannya di temperature permukaan inti cetakan 315 3200 C akibatnya tidak berfunsi untuk melumai permukaan inti cetakan 5 Kekerasan permukaan inti cetakan yang baru angkanya sebesar 47 3 HRC Angka kekerasan ini tidak mencapai standar pabrik yang diinginkan 50 60 HRC akibatnya permukaan inti cetakan terkikis 6 Kekesaran permukaan inti cetakan yang gagal sebesarRa 1 53 3 52 m Akibat kasarnya permukaan inti cetakan sehingga memudahkan penempelan Alpaduan SI Cu Specifikasi menurut refrensi 10 untuk proses pengecoran cetak tekan kekasarannya Ra 0 8 1 60 m 7 Dari pengujian sudut kemiringan ketirusan lebihkecil angka yang didapat lebih kecil sebesar105lt; biladibandingkan dengan inti cetakan yang baru 10 10lt; Hal ini yang diakibatkan pengikisan lapisan nitride 7 Dari pengamatan visual penampang permukaan inti cetakan yang dianggap gagal dapat dilihat permukaan kasar dan penempelan produk alumunium 8 Dari pemeriksaan struktur mikro pada inti cetakan yang dianggap gagal dengan mengunakan larutan kimia jensis etsa 2 Persen nital dapat terlihat permukaan inti cetakan yang terkikis lapisan nitridanya dan menempel produk casting Al pada permukaan inti cetakan pada inti cetkan yang baru mengunakan etsa yang sama kelihatan ketebalan lapisan nitridanya

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

AFoSJ-LAS

Publisher

Subject

Description

Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya berdasarkan prinsip bahwa menyediakan penelitian secara bebas kepada publik akan mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih ...