p Kualitas produk merupakan faktor penting dalam mempertahankan daya saing perusahaan di industri minuman Pada salah satu perusahaan teh yang diteliti sebagai produsen teh kemasan 180 ml menghadapi peningkatan cacat produk pada proses em filling em seperti volume tidak sesuai dan kebocoran kemasan Penelitian ini bertujuan menerapkan konsep em Kaizen em dalam upaya perbaikan berkelanjutan dengan menggunakan em Seven Tools em dan metode em Failure Mode and Effect Analysis em FMEA sebagai alat utama Data diperoleh melalui observasi wawancara dan pencatatan hasil produksi selama tiga bulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cacat dominan adalah volume kurang 34 Persen volume lebih 27 Persen dan kebocoran kemasan 18 Persen Berdasarkan em Fishbone Diagram em akar penyebab utama berasal dari penyetelan mesin em filling em yang tidak konsisten dan prosedur kerja belum distandarisasi Analisis FMEA menunjukkan nilai RPN tertinggi sebesar 245 untuk kesalahan kalibrasi mesin Setelah implementasi perbaikan em Kaizen em berupa SOP baru pelatihan operator dan inspeksi rutin tingkat cacat menurun sebesar 41 Persen Dengan demikian penerapan em Kaizen em berbasis em Seven Tools em dan FMEA efektif dalam meningkatkan kualitas proses produksi p
Copyrights © 2024