Bahasa merupakan instrumen penting dalam proses komunikasi pemasaran pesan dalam iklan disusun buat menarik perhatian pelanggan dan menumbuhkan keinginan buat membeli produk Salah satu faktor utama dalam efektivitas iklan yaitu memakai gaya bahasa yang mencerminkan kreativitas keunikan serta kemampuan buat membangun kedekatan emosional memakai audiens Penelitian ini bertujuan buat analisis mempengaruhi gaya bahasa dalam iklan terhadap minat beli pelanggan memakai fokus pada gaya persuasif metaforis hiperbola dan pencampuran bahasa code mixing Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif asosiatif memakai metode survei terhadap 200 responden pemakai media sosial Instagram dan TikTok yang terpapar iklan produk lokal dan nasional Analisis data dilakukan memakai regresi linier sederhana buat mengetahui hubungan antara gaya bahasa X dan minat beli pelanggan Y Hasil penelitian membuktikan bahwa gaya bahasa berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli memakai nilai koefisien regresi sebesar 0 68 dan tingkat signifikansi 0 000 0 05 Gaya bahasa persuasif dan metaforis terbukti paling efektif dalam meningkatkan minat beli karena menciptakan ikatan emosional dan persepsi positif terhadap merek Sebaliknya gaya hiperbola mempunyai pengaruhnya yang lebih rendah karena sering dianggap berlebihan atau tidak realistis Temuan ini menandakan bahwa semakin menarik dan kreatif gaya bahasa yang digunakan dalam iklan semakin tinggi pula tingkat minat beli yang ditunjukkan oleh audiens Secara lebih spesifik gaya bahasa persuasif dan metaforis terbukti paling efektif dalam meningkatkan minat beli karena mampu menciptakan ikatan emosional yang kuat serta membangun persepsi positif terhadap merek Sementara itu gaya hiperbola memiliki pengaruhnya yang relatif lebih rendah karena sering dianggap berlebihan dan kurang realistis oleh sebagian konsumen
Copyrights © 2025