Di tengah upaya negara dan masyarakat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia masih terdapat permasalahan yang hadir dari sistem pendidikan nasional yang dilaksanakan selama ini Perilaku merendahkan atau menyakiti orang lain penyebaran hoaks intoleransi kesewenangan kekuasaan hingga korupsi menjadi beberapa contoh degradasi moral manusia di tanah air Sementara tujuan pendidikan sejatinya tiada lain untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa tujuan yang sarat akan makna hidup seorang manusia Dari sisi filsafat tujuan pendidikan tersebut selaras dengan eksistensialisme aliran filsafat yang menekankan keberadaan individu kebebasan dan tanggung jawa pribadi dalam menciptakan makna hidup Studi ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pendidikan masyarakat dari sisi eksistensialisme hingga perubahan seperti apa yang dianggap sebagai transformasi sosial ke arah lebih baik Telaah aliran filsafat ini dalam pendidikan masyarakat menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis Hasil studi menunjukkan bahwa pendidikan masyarakat dapat menjadi alternatif pendidikan yang efektif karena memberikan cukup wadah untuk pengembangan potensi diri pembentukan karakter dan moral pengembangan inovasi dan kemajuan teknologi hingga peningkatan kesadaran dan toleransi Pendidikan masyarakat menjadi bentuk pendidikan yang mampu menjawab pencarian makna hidup individu manusia melalui eksistensi mendahului esensi kebebasan dan tanggung jawab serta absurditas Pendidikan masyarakat dapat menjadi wadah pendidikan seumur hidup sebagaimana setiap individu yang terus mencoba menemukan makna hidupnya di dunia
Copyrights © 2025