Stroke iskemik masih menjadi masalah kesehatan utama dan penyebab utama kematian serta disabilitas Salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stroke iskemik adalah kadar trigliserida Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa trigliserida yang diukur dalam kondisi tidak puasa juga dapat berhubungan dengan kejadian stroke iskemik meskipun biasanya kadar trigliserida diukur dalam keadaan puasa untuk mengurangi variabilitas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar trigliserida tidak puasa dengan kejadian stroke iskemik Penelitian ini merupakan studi observasional dengan desain potong lintang yang dilakukan pada pasien dengan stroke iskemik di RSUP H Adam Malik Diagnosa stroke iskemik ditegakkan berdasarkan anamnesis pemeriksaan neurologis dan hasil CT scan kepala Kadar trigliserida diukur 4 jam setelah makan Sebanyak 74 pasien dilibatkan dalam penelitian ini terdiri dari 37 pasien dengan stroke iskemik 17 pria dan 20 wanita dan 37 pasien tanpa stroke 18 pria dan 19 wanita Uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara kadar trigliserida tidak puasa dengan kejadian stroke iskemik r = 0 072 p = 0 547 Kadar trigliserida tidak puasa tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian stroke iskemik pada pasien yang diteliti
Copyrights © 2025