QRIS telah menjadi penggerak utama digitalisasi sistem pembayaran nasional dengan pertumbuhan pengguna yang eksponensial namun terjadi kesenjangan signifikan antara adopsi registrasi dan penggunaan aktif Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh performance expectancy effort expectancy dan social influence terhadap behavioral intention penggunaan QRIS berdasarkan model UTAUT pada pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan dalam penelitian ini Populasi berjumlah 1 603 UMKM dengan sampel sebanyak 97 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling PLS SEM Hasil penelitian membuktikan bahwa performance expectancy effort expectancy dan social influence berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention Performance expectancy ditemukan sebagai prediktor dominan dengan kontribusi terbesar diikuti effort expectancy sementara social influence memiliki kontribusi terkecil Ketiga variabel secara simultan mampu menjelaskan 76 7 persen variasi behavioral intention menunjukkan daya prediktif model yang substansial Temuan ini mengonfirmasi dominasi performance expectancy sebagai determinan utama niat penggunaan konsisten dengan postulat UTAUT dan TAM sekaligus memperkuat validitas eksternal kedua model dalam konteks negara berkembang Effort expectancy terbukti tetap signifikan namun pengaruhnya mengalami pergeseran seiring maturitas pengguna sementara lemahnya pengaruh social influence secara teoretis dijelaskan melalui sifat penggunaan QRIS yang sukarela dan fase post adoption di mana evaluasi personal lebih dominan Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi peningkatan niat penggunaan QRIS secara berkelanjutan harus memprioritaskan penguatan persepsi manfaat konkret seperti kecepatan transaksi kemudahan rekonsiliasi dan efisiensi biaya diikuti oleh jaminan kemudahan penggunaan sebagai strategi defensif serta pergeseran paradigma komunikasi dari pendekatan berbasis tekanan sosial menuju value proposition yang rasional Keterbatasan utama penelitian ini adalah tidak diujinya efek moderasi variabel demografis dan voluntariness of use serta tidak dilakukannya dekomposisi konstruk ke dalam dimensi spesifik Penelitian selanjutnya disarankan mengintegrasikan analisis multigroup pendekatan longitudinal serta konstruk tambahan seperti kepercayaan kebiasaan dan inovativitas personal untuk meningkatkan daya eksplanasi model
Copyrights © 2023