Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) terhadap Nilai Perusahaan dan Kinerja Keuangan dengan Struktur Modal sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi nilai perusahaan serta kinerja keuangan yang dipengaruhi oleh dinamika ekonomi pasca-pandemi, sehingga memerlukan tata kelola yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square (PLS-SEM). Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan 27 perusahaan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Nilai Perusahaan maupun Kinerja Keuangan. Namun, GCG terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Struktur Modal. Hasil uji mediasi mengungkapkan bahwa Struktur Modal mampu memediasi pengaruh GCG terhadap Nilai Perusahaan secara signifikan, yang mengindikasikan bahwa mekanisme tata kelola harus terlebih dahulu meningkatkan efisiensi pendanaan sebelum pasar meresponsnya sebagai nilai. Di sisi lain, Struktur Modal tidak mampu memediasi pengaruh GCG terhadap Kinerja Keuangan, yang diduga akibat tingginya beban bunga di tengah kebijakan moneter ketat selama periode penelitian. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas GCG di sektor transportasi sangat bergantung pada pengelolaan struktur modal yang tepat. Saran bagi manajemen adalah untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dewan komisaris dan komite audit, serta bagi investor untuk mempertimbangkan efisiensi pendanaan dalam menilai prospek perusahaan.
Copyrights © 2026