Latar Belakang: Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai hubungan seksual selama kehamilan dapat menimbulkan kecemasan yang berdampak pada kondisi psikologis ibu. Masih banyak ibu hamil yang memiliki persepsi negatif terhadap hubungan seksual pada trimester akhir kehamilan karena takut membahayakan janin dan kehamilannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu hamil dengan pengetahuan tentang hubungan seksual di trimester akhir kehamilan sebagai induksi alami di Klinik Permata Bunda Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan di Klinik Permata Bunda Tahun 2026. Sampel berjumlah 31 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 13 orang (41,9 persen). Tingkat kecemasan terbanyak adalah kecemasan ringan sebanyak 15 orang (48,4 persen). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,006 (p kurang dari 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecemasan ibu hamil dengan pengetahuan tentang hubungan seksual di trimester akhir kehamilan sebagai induksi alami. Kesimpulan dan Saran: Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan ibu hamil. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi dan konseling mengenai hubungan seksual selama kehamilan untuk meningkatkan pengetahuan serta menurunkan kecemasan ibu hamil.
Copyrights © 2026