Journal Liaison Academia and Society
Vol 1 No 1: Maret 2026

Paparan Potongan Film The Conjuring: Last Rites pada Akun TikTok warnerbrosid terhadap Intensi Menonton Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media

Naura Kirana Maheswari (Sekolah Vokasi IPB University, Bogor)
Wahyu Budi Priatna (Sekolah Vokasi IPB University, Bogor)
Leonard Dharmawan (Sekolah Vokasi IPB University, Bogor)



Article Info

Publish Date
14 Mar 2026

Abstract

Media sosial kini menjadi salah satu saluran utama bagi industri film dalam melakukan promosi digital. Platform TikTok, dengan format video singkat dan interaktif, memberikan ruang baru bagi penyebaran potongan film yang mampu menarik perhatian audiens muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan potongan film The Conjuring: Last Rites pada akun TikTok warnerbrosid terhadap intensi menonton mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media IPB University. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei korelasional terhadap 32 responden menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh melalui kuesioner daring dengan 16 butir pertanyaan dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan seluruh item dinyatakan valid dan reliabel, serta terdapat hubungan positif dan signifikan antara paparan potongan film dan intensi menonton dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,663 dan signifikansi 0,001 0,05. Artinya, semakin sering mahasiswa terpapar potongan film di TikTok, semakin tinggi pula intensi mereka untuk menonton film tersebut di bioskop. Temuan ini mendukung teori Stimulus"Organism"Response (SOR) yang menjelaskan bahwa stimulus visual dapat menimbulkan respons emosional berupa rasa penasaran dan keinginan menonton, serta teori Uses and Gratifications yang menegaskan bahwa audiens secara aktif menggunakan media sosial untuk memenuhi kebutuhan hiburan dan informasi. Secara praktis, penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok efektif digunakan sebagai media promosi digital bagi industri perfilman dalam menjangkau audiens muda di era komunikasi visual. Selain itu, penelitian ini menyarankan agar industri film memaksimalkan penggunaan potongan adegan yang kuat secara emosional untuk meningkatkan engagement. Mahasiswa diharapkan lebih selektif dalam menilai konten promosi yang mereka konsumsi di media sosial serta penelitian selanjutnya dapat memperluas jumlah sampel atau membandingkan efektivitas promosi antarplatform digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

J-LAS

Publisher

Subject

Description

Jurnal ini menyediakan akses terbuka secara langsung terhadap kontennya, berdasarkan prinsip bahwa penyediaan hasil penelitian bagi publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih ...