Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak balita dan dapat menyebabkan gangguan fungsi pernapasan, seperti takipneu, hipoksemia, dan suara napas tambahan. Inhalasi aromaterapi peppermint oil dapat digunakan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas inhalasi aromaterapi peppermint oil terhadap status pernapasan anak balita dengan ISPA di RS UMMI Bogor Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 20 anak balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan berupa inhalasi aromaterapi peppermint oil menggunakan humidifier dengan dosis tiga tetes peppermint oil dalam 200 ml air selama tiga hari. Variabel yang diukur meliputi frekuensi napas, saturasi oksigen (SpO₂), dan suara napas tambahan. Analisis data menggunakan uji Marginal Homogeneity dan McNemar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik (p<0,05) antara status pernapasan sebelum dan sesudah intervensi. Disimpulkan bahwa inhalasi aromaterapi peppermint oil efektif dalam memperbaiki status pernapasan anak balita dengan ISPA.
Copyrights © 2026