Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis, termasuk di Kampung Samabusa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian vektor nyamuk menjadi salah satu faktor tingginya risiko penularan malaria. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian vektor nyamuk sebagai upaya pencegahan malaria di Kampung Samabusa. Kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, simulasi, dan aksi bersih lingkungan dengan melibatkan 33 peserta masyarakat. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi kesehatan. Analisis statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan bahwa edukasi kesehatan efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengendalian vektor nyamuk. Partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan juga meningkat setelah kegiatan dilakukan. Edukasi kesehatan secara berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mendukung upaya pencegahan malaria secara berkesinambungan.
Copyrights © 2026