Perilaku perundungan masih menjadi masalah di lingkungan sekolah dan berkontribusi terhadap gangguan kesehatan mental remaja. Pelaksanaan edukasi kesehatan mental di sekolah umumnya masih didominasi metode ceramah sehingga kurang menarik dan belum optimal dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi kesehatan mental berbasis media video dan flyer terhadap pengetahuan siswa mengenai perundungan. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sebanyak 75 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kota Gorontalo dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan Paired Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 93,99 sebelum intervensi menjadi 112,64 setelah intervensi, dengan perbedaan yang signifikan (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi media video dan flyer mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai perundungan melalui penyampaian informasi audiovisual yang diperkuat dengan media cetak yang dapat dipelajari kembali. Dengan demikian, edukasi kesehatan mental berbasis video dan flyer efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang perundungan dan berpotensi menjadi alternatif strategi promosi kesehatan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026