Latihan futsal dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan Delayed Onset of Muscle Soreness (DOMS), khususnya pada otot quadriceps yang berperan dominan dalam aktivitas permainan. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, dan penurunan performa apabila tidak ditangani dengan metode pemulihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sport massage terhadap pengurangan DOMS otot quadriceps pasca latihan intensitas tinggi pada atlet futsal SMAN 1 Cisaga. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen terhadap 20 atlet futsal yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 10 orang. Tingkat nyeri diukur menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) pada tiga sesi latihan dalam satu minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami penurunan skor nyeri yang signifikan pada seluruh sesi latihan (p < 0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (p > 0,05). Disimpulkan bahwa sport massage berpengaruh signifikan terhadap pengurangan DOMS dan dapat direkomendasikan sebagai metode pemulihan efektif bagi atlet futsal.
Copyrights © 2026