Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan relasi pertemanan dalam dunia virtual Roblox di kalangan orang tua muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara terhadap tiga informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi pertemanan terbentuk melalui komunikasi menggunakan fitur chat teks, chat suara, avatar, serta komunikasi lanjutan melalui Discord dan WhatsApp. Pembentukan relasi dipengaruhi oleh kesamaan minat, intensitas interaksi, kerja sama, rasa saling percaya, dan dukungan emosional. Relasi yang awalnya terbentuk melalui aktivitas bermain kemudian berkembang menjadi hubungan sosial yang lebih dekat dan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa Roblox tidak hanya berfungsi sebagai platform permainan, tetapi juga sebagai ruang sosial virtual yang memungkinkan terbentuk dan terpeliharanya hubungan interpersonal. Penelitian ini memperkuat pemahaman bahwa komunikasi berbasis teknologi dapat membentuk relasi sosial yang bermakna meskipun interaksi berlangsung tanpa pertemuan tatap muka.
Copyrights © 2026