Wilayah pesisir di Provinsi Lampung memiliki potensi risiko tsunami yang tinggi, namun pemahaman siswa sekolah dasar terhadap bencana tersebut masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap mitigasi bencana tsunami melalui media lagu anak. Metode yang digunakan meliputi pendataan awal (pre-assessment), sosialisasi, dan evaluasi. Subjek kegiatan adalah 28 siswa kelas IV di SD Negeri 2 Merak Belantung. Hasil pendataan awal menunjukkan hanya 3 siswa yang mampu mengidentifikasi tsunami sebagai bencana yang paling berpotensi terjadi di lingkungan mereka. Intervensi dilakukan melalui sosialisasi berbasis modifikasi lagu anak yang familiar, sehingga materi disampaikan secara menarik dan mudah diingat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa, yang ditunjukkan oleh bertambahnya jumlah siswa yang mampu mengidentifikasi tsunami sebagai bencana utama dibandingkan sebelum kegiatan (10,7% atau 3 dari 28 siswa), serta meningkatnya kemampuan siswa dalam menyebutkan langkah-langkah mitigasi yang tepat. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, penggunaan media lagu anak terbukti efektif sebagai metode edukasi mitigasi bencana pada siswa sekolah dasar, khususnya di wilayah pesisir.
Copyrights © 2026