Kemampuan manajemen waktu merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan pada anak usia sekolah dasar karena berpengaruh terhadap kedisiplinan, tanggung jawab, serta keberhasilan belajar. Namun, kemampuan ini tidak terbentuk secara otomatis dan memerlukan proses pembiasaan serta penguatan perilaku yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teori behaviorisme B.F. Skinner dalam meningkatkan kemampuan manajemen waktu anak SD/MI. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan mengkaji berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan teori behaviorisme dan manajemen waktu. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui pengidentifikasian konsep utama teori behaviorisme serta penerapannya dalam pengelolaan waktu anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip operant conditioning melalui stimulus, penguatan positif, penguatan negatif, dan konsekuensi yang mendidik dapat membantu membentuk kebiasaan disiplin waktu pada anak. Peran orang tua dan guru menjadi faktor penting dalam memberikan contoh, aturan, serta penguatan yang konsisten sehingga anak mampu mengatur waktu belajar, bermain, dan beristirahat secara seimbang.
Copyrights © 2026