Padukuhan nologaten merupakan salah satu padukuhan di Kabupaten Sleman yang padat penduduk. Kebutuhan permukiman dan prasarana terkait akan meningkat ketika terjadi pertambahan penduduk. Hal ini menyebabkan berkurangnya daerah resapan air yang menimbulkan berbagai dampak. Jumlah penduduk yang mayoritas perempuan menjadi peluang peningkatan peran perempuan dalam lingkungan masyarakat. Selain persoalan lingkungan, kelompok masyarakat khusus perempuan di Padukuhan Nologaten juga mengalami penurunan produktivitas. Oleh karena itu, KKN Tematik 114 UIN Sunan Kalijaga selaku peneliti memberikan intervensi berupa pemberdayaan masyarakat perempuan Padukuhan Nologaten. Dengan metode Community Based Participatory Action, kegiatan yang dilakukan berupa workshop yang berisi sosialisasi dan praktik penanaman biopori, kerja bakti, pemilahan sampah, dan secara sekilas memberikan motivasi untuk giat menjalankan UMKM. Observasi, wawancara, dan FGD dilakukan secara fleksibel di tengah masyarakat untuk mengetahui dampak kegiatan. Peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif selama proses perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Melalui kegiatan ini, masyarakat lebih paham mengenai biopori, kerja bakti, pemilahan sampah, dan dampak positifnya terhadap lingkungan serta semarak menggalakkan UMKM dalam acara penarikan KKN. Sebagian perempuan di Padukuhan Nologaten telah berkomitmen untuk memanfaatkan hasil dari kegiatan ini secara optimal. Keywords: pertambahan penduduk, biopori, perempuan, pemberdayaan perempuan, masyarakat
Copyrights © 2024