Penelitian ini mengkaji fenomena intoleransi agama di media sosial yang semakin marak terjadi di era digital. Intoleransi agama pada platform media sosial khususnya Tiktok telah menjadi isu krusial, mengingat tingginya jumlah pengguna platform khususnya Generasi Z yang berinteraksi secara global tanpa Batasan wilayah. Studi ini mengidentifikasi faktor penyebab utama Intoleransi agama, termasuk persepsi yang salah, stereotip, dan kurangnya pemahaman tentang pluralisme. Selain itu, moderasi beragama oleh platform media sosial dan peran regulasi pemerintah menjadi solusi yang penting dalam menanggulangi masalah ini. Penelitian menggunakan metode analisis literatur dan pendekatan studi kasus pada beberapa kejadian aktual untuk memperkaya pemahaman terkait masalah ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa selain upaya moderasi dari pihak platform, edukasi kepada masyarakat tentang keberagaman juga sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem media sosial yang inklusif. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan moderasi konten dan penyadaran publik terhadap pentingnya toleransi dan moderasi beragama dalam keberagaman interaksi digital.
Copyrights © 2025