Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) memiliki umur simpan pendek akibat kandungan air yang tinggi dan laju respirasi yang cepat, sehingga diperlukan strategi pengemasan dan penyimpanan yang tepat untuk mempertahankan mutunya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis kemasan dan suhu penyimpanan serta menentukan kombinasi perlakuan optimal dalam mempertahankan kualitas jamur tiram. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial (4 × 2) dengan faktor jenis kemasan (PE, PP, vakum, dan tanpa kemasan) dan suhu penyimpanan (10 ± 1 °C dan 27 ± 1 °C). Pengamatan dilakukan selama 5 hari dengan parameter susut bobot, kekerasan, derajat putih (L*), dan uji organoleptik (warna, aroma, kekenyalan, dan kerapuhan) oleh 10 panelis semi-terlatih. Data dianalisis menggunakan ANOVA faktorial dan DMRT (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan kemasan efektif menekan susut bobot dan mempertahankan tekstur, sementara penyimpanan pada suhu 10 ± 1 °C secara konsisten memperlambat penurunan mutu. Kombinasi kemasan PP dan suhu dingin merupakan perlakuan terbaik dalam mempertahankan mutu jamur tiram.
Copyrights © 2026