Program RT Mandiri di Kota Banjarbaru telah membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) sebagai wadah usaha kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pengelolaan, monitoring, dan evaluasi program ini masih dilakukan secara manual bahkan kurangnya pengawasan sehingga menimbulkan masalah seperti ketidakefisienan, lambatnya pelaporan, dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan aset dan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun platform digital yang mengintegrasikan pengelolaan aset, keuangan, dan bot Telegram guna meningkatkan efektivitas pengelolaan Pokmas. Metode penelitian yang digunakan adalah Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya platform digital yang mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan Pokmas, serta memfasilitasi komunikasi dan koordinasi melalui bot Telegram. Platform ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk mendukung keberlanjutan dan Penunjang Keputusan program RT Mandiri di Kota Banjarbaru.
Copyrights © 2025