Pengolahan data pemasangan aktivasi jaringan pada PT. Infratech Indonesia Regional Kalimantan Selatan, saat ini masih dilakukan secara semi komputer seperti menggunakan desktop dan menggunakan formulir serta microsoft excel. Dan penyimpanan dokumen masih memungkinkan terjadinya kehilangan dokumen dikarena pengolahan data masih menjadi tanggung jawab pada setiap bidang yang ditugaskan melaksanakan kegiatan tersebut , sehingga sering terjadinya kegiatan yang tumpang tindih pada satuan kerja akibat data yang belum dikelola dengan baik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Waterfall yang mempunyai 5 tahapan yaitu : Analisa Kebutuhan Perangkat Lunak, Perancangan Perangkat Lunak, Pengkodean, Pengujian Perangkat Lunak, Pemeliharaan Perangkat Lunak. Teknik testing sistem menggunakan teknik Blackbox. Dalam penelitian ini pengumpulan data mengunakan teknik observasi dan wawancara langsung. Permodelan yang digunakan dalam proses pembuatan sistem pembangunan perangkat lunak menggunakan Unified Modeling Language untuk menggambarkan bagaimana sistem yang nantinya akan berjalan. Bahasa pemprograman yang digunakan adalah Visual Studio Code, dan Android Studio. Dengan adanya sistem optimalisasi pemasangan aktivasi jaringan berbasis mobile pada PT. Infratech Indonesia Regional Kalimantan Selatan ini, dapat merelasikan seluruh data dan informasi lebih cepat,efektif dan efisien. Kata Kunci : Optimalisasi, Aktivasi Jaringan, Sistem Mobile, Android Studio
Copyrights © 2025