Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) dan Edge Computing telah membuka peluang baru dalam transformasi digital sektor retail, khususnya dalam pengelolaan inventori dan sistem e-commerce. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem e-commerce terintegrasi yang memanfaatkan teknologi IoT dan Edge Computing untuk menciptakan smart retail dengan inventory management otomatis. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan klasik dalam manajemen stok seperti kekosongan barang, overstocking, dan keterlambatan update data inventori secara real-time. Metodologi pengembangan menggunakan metode Agile dengan pendekatan iteratif yang terbagi dalam sprint dua minggu, mencakup fase perencanaan, analisis kebutuhan, desain arsitektur IoT, implementasi sensor dan edge devices, integrasi sistem e-commerce, serta pengujian berkelanjutan. Arsitektur sistem terdiri dari layer sensing menggunakan RFID dan sensor berat untuk monitoring stok, layer edge computing untuk pemrosesan data lokal dan pengambilan keputusan cepat, serta layer cloud untuk analitik dan integrasi e-commerce. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu melakukan monitoring inventori real-time dengan akurasi 96%, mengurangi waktu pembaruan stok hingga 85% dibandingkan metode manual, dan meningkatkan efisiensi operasional sebesar 78%. Sistem juga berhasil mengimplementasikan fitur automated reordering dengan tingkat keberhasilan prediksi kebutuhan stok mencapai 92%. Integrasi Edge Computing terbukti mengurangi latensi pemrosesan data hingga 65% dan menghemat bandwidth cloud hingga 70% melalui pemrosesan data lokal. Pengujian usability dengan 100 responden retailer menunjukkan tingkat kepuasan 94% terhadap kemudahan penggunaan dan efektivitas sistem dalam meningkatkan produktivitas bisnis retail. Keywords: IoT, Edge Computing, E-Commerce
Copyrights © 2023