Jurnal Farmasi Medica (Pharmacy Medical Journal) PMJ
Vol. 5 No. 1 (2022)

Pemanfaatan Bawang Merah (Allium cepa L) Sebagai Antibakteri di Indonesia




Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

Salah satu tanaman holtikultura dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia adalah bawang merah (Allium cepa L). Pemanfaatan yang paling umum dalam kehidupan keseharian dari bawang merah adalah sebagai bumbu masakan. Bawang merah memiliki potensi sebagai bahan baku obat tradisional karena kandungan kimianya. Kandungan kimia dari berbagai ekstrak bawang merah diantaranya adalah quersetin, flavonoid, saponin, tanin, glikosida, polifenol dan alkaloid. Berbagai tipe pelarut seperti aquadest, etanol 80 dan 96%, serta methanol digunakan untuk menyari zat aktif dari bawang merah. Berbagai macam ekstrak dengan pelarut yang berbeda terbukti memiliki aktivitas antibakteri dengan terbentuknya zona hambat yang jernih pada area sekitar pengujian. Berbagai macam bakteri yang mampu dihambat pertumbuhannya oleh ekstrak bawang merah adalah Propionibacterium acne,  Staphylococcus aureus,  Staphylococcus epidermidis, Streptococcus mutans Salmonella thypi dan Eschericia coli. Kemampuan atau aktivitas antibakteri dari bawang merah berspektrum luas karena mampu menghambat pertumbuhan bakteri gram negative dan gram positif.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

pmj

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi Medika merupakan jurnal yang diterbitkan oleh PS. Farmasi FMIPA Universitas Sam Ratulangi dengan frekuensi terbit 2 kali dalam setahun di bulan Juni dan Desember. Tujuan pernebitan jurnal ini adalah untuk memberikan sarana bagi para akademisi, peneliti maupun praktisi untuk ...