Islamic Studies and Law
Vol. 1 No. 1 (2026)

Analisis Yuridis Eksistensi Tindak Pidana Perkawinan di Indonesia Berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana

Sartika (Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Iblam Jakarta)
Muhammad Fathinnuddin (Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Iblam Jakarta)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

Penelitian ini menganalisis eksistensi tindak pidana perkawinan di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang- undangan dan analisis terhadap fenomena sosial yang berkaitan dengan praktik pelanggaran perkawinan, seperti pemalsuan identitas perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan tindak pidana perkawinan dalam KUHP Nasional, dengan mengkaji Pasal 402, dengan maksud dan tujuan untuk melindungi keabsahan institusi perkawinan serta memberikan kepastian hukum terhadap pelaku pelanggaran. Namun praktiknya masih terdapat kelemahan penerapan sanksi dan pengawasan administratif yang memungkinkan terjadinya penyimpangan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan penegakan hukum, optimalisasi sistem pencatatan sipil sebagai pelengkap sistem peradilan pidana, guna memulihkan hak korban dan menciptakan keseimbangan dalam penyelesaian perkara tindak pidana perkawinan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jidk

Publisher

Subject

Description

Islamic Studies and Law is dedicated to the advancement of scholarly research across Islamic studies and legal disciplines through theoretical, historical, and empirical perspectives. Utilizing multidisciplinary and comparative approaches, the journal aims to enrich Islamic intellectual scholarship ...