Permasalahan limbah rumah tangga di Kalurahan Playen, Gunungkidul, yang mencapai 29.020 kg per bulan, menuntut adanya solusi inovatif berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini berfokus pada transformasi limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi melalui workshop kerajinan daur ulang, mencakup pembuatan sabun cair dan padat dari minyak jelantah, lilin aromatik, serta piring dari gelas plastik bekas. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menganalisis efektivitas edukasi dan praktik langsung dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah. Metode pelaksanaan terdiri atas lima tahap utama, yaitu orientasi peserta, penyampaian teori, demonstrasi teknik, pelatihan mandiri, dan pendampingan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan melalui angket pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada ketiga jenis pelatihan: workshop sabun meningkat sebesar 24,13% (dari 59,73% menjadi 83,86%), workshop lilin aromatik meningkat 23% (dari 56,16% menjadi 79,16%), dan workshop piring plastik meningkat 23,16% (dari 56,67% menjadi 79,83%). Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi dan praktik langsung efektif dalam memperkuat kompetensi masyarakat, baik dari aspek teknis maupun kesadaran lingkungan. Program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah rumah tangga, tetapi juga menumbuhkan potensi ekonomi kreatif berbasis ekonomi sirkular yang berkelanjutan di Kalurahan Playen.
Copyrights © 2025