Nyeri pasca operasi sectio caesarea merupakan masalah yang sering dialami ibu primipara dan dapat menghambat proses pemulihan apabila tidak ditangani secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas terapi Relaksasi Benson terhadap intensitas nyeri pada pasien primipara post operasi sectio caesarea. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental melalui desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 39 pasien primipara post operasi sectio caesarea di RSUD Dr. Soedirman Kebumen, dengan sampel sebanyak 36 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi Numeric Rating Scale (NRS), Standard Operating Procedure terapi Relaksasi Benson, media audio, serta lembar observasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji Shapiro-Wilk, dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri menurun dari 5,97 sebelum intervensi menjadi 2,17 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai Z = -5,324 dengan p-value 0,000 yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi Relaksasi Benson efektif menurunkan intensitas nyeri pada pasien primipara post operasi sectio caesarea dan berpotensi diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping dalam praktik keperawatan.
Copyrights © 2026