Candesartan cilexetil merupakan obat antihipertensi yang termasuk dalam Biopharmaceutics Classification System (BCS) kelas II dengan karakteristik kelarutan rendah sehingga dapat membatasi laju disolusi dan bioavailabilitas oral. Sistem liquisolid merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pelepasan obat melalui pendispersian zat aktif dalam pelarut non-volatil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik serbuk, karakteristik fisik tablet, dan profil disolusi tablet liquisolid candesartan cilexetil menggunakan PEG 400 sebagai pelarut non-volatil dan Avicel PH 101 sebagai bahan pembawa. Tablet liquisolid dibuat dengan metode kempa langsung dan diformulasikan menjadi tiga formula, yaitu LS 1, LS 2, dan LS 3. Evaluasi yang dilakukan meliputi kecepatan alir, sudut diam, kompresibilitas, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kerapuhan, kekerasan, waktu hancur, dan disolusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan kecepatan alir, sudut diam, kompresibilitas, keseragaman bobot, kerapuhan, dan waktu hancur. Formula LS 1 memenuhi persyaratan keseragaman ukuran, sedangkan formula LS 3 tidak memenuhi persyaratan kekerasan tablet. Hasil uji disolusi menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan disolusi tablet candesartan cilexetil dengan nilai Q 80%, dimana formula LS 1 menghasilkan persen terdisolusi tertinggi sebesar 97,79% pada menit ke-45. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa formulasi sistem liquisolid menggunakan PEG 400 dan Avicel PH 101 berpengaruh terhadap karakteristik fisik dan profil disolusi tablet candesartan cilexetil.
Copyrights © 2025