Kemampuan membaca dalam bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikuasai siswa sekolah menengah atas, terutama dalam menghadapi tuntutan literasi dan asesmen yang menekankan kemampuan memahami, menganalisis, menginterpretasi, dan mengevaluasi teks. Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Inggris tahun 2025 menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami bacaan masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya pada kemampuan inferensial dan evaluatif. Kondisi tersebut juga menjadi perhatian di SMAN 1 Gambut, terutama karena jumlah siswa yang cukup besar tidak sebanding dengan jumlah guru Bahasa Inggris yang tersedia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan audiobook YouTube yang diintegrasikan dengan pendekatan Self-Regulated Learning (SRL) untuk mendukung pembelajaran reading comprehension. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap sosialisasi dan analisis kebutuhan, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta pengembangan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan audiobook yang dipadukan dengan siklus SRL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mengintegrasikan keterampilan membaca dan mendengarkan sekaligus mendorong siswa melakukan perencanaan, pemantauan, dan refleksi terhadap proses belajarnya. Program juga menghasilkan rancangan pembelajaran berbasis audiobook, template reading log berbasis SRL, serta instrumen refleksi siswa yang dapat dimanfaatkan guru dalam pembelajaran. Dengan demikian, pemanfaatan sumber belajar digital secara terarah dan strategi SRL berpotensi memperkuat pembelajaran reading comprehension yang lebih mandiri, terstruktur, dan kontekstual
Copyrights © 2026