Kesiapan petani menerapkan teknologi digital pencatatan hasil panen menjadi faktor penting bagi transformasi pertanian berbasis data di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini mengklasifikasikan tingkat kesiapan petani menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor (K-NN) serta mengevaluasi akurasi hasil klasifikasinya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap 500 petani dengan sembilan variabel, yaitu usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, kepemilikan perangkat digital, luas lahan, pendapatan petani, keikutsertaan penyuluhan, dan literasi digital. Data tersebut dibagi menjadi 400 data latih dan 100 data uji. Pada tahap klasifikasi, data latih diseimbangkan menggunakan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE), kemudian dilakukan pengujian 5-fold cross validation untuk menentukan nilai K terbaik, yaitu K=3. Dari 500 data petani, sebanyak 88,80% termasuk kategori "Siap", 9,60% kategori "Cukup Siap", dan 1,60% kategori "Belum Siap". Pengujian confusion matrix terhadap 100 data uji menghasilkan akurasi sebesar 69%, dengan performa terbaik pada kelas "Siap" berupa F1-Score 0,827, sedangkan kelas "Cukup Siap" hanya 0,063 akibat data yang terbatas. Selain itu, penelitian ini menghasilkan sistem informasi berbasis web bernama "PanenKu" yang menyediakan fitur pencatatan data tanaman, lahan, hasil panen, riwayat, laporan, grafik, dan analisis, serta diuji menggunakan black box testing pada 20 skenario dengan seluruh fitur berjalan sesuai harapan.
Copyrights © 2026