Kesenian syarafal anam memiliki makna penting sebagai “kebersamaan dan kerjasama” antar masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan penampilan grup syarafal anam pada setiap acara prosesi perkawinan, dan acara syukuran lainnya, Dalam kehidupan masyarakat Desa Nanti Agung, kecamatan Tebat Karai kabupaten kepahiang, kesenian syarafal anam disebut dengan “Bedikir” atau dalam bahasa Indonesia sama artiannya dengan berzikir, Bedikir merupakan serangkaian nilai-nilai transenden yang dimiliki bersama diantara para anggotanya. Terbentuknya grup tersebut merupakan dinamisasi antara individu dalam masyarakat, ini menggambarkan adanya struktur social dan human social, yang tergabung dalam grup syarafal anam tersebut bukan hanya berasal dari golongan tua tetapi ada juga anggota muda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah terdiri dari seluruh masyarakat desa nanti agung sebanyak 520 orang. Peneliti mengambil 10%dari jumlah populasi, maka jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian terdapat Pengaruh Kesenian Syarafal Anam Terhadap Moralitas Masyarakat Desa Nanti Agung Kecamatan Tebat Karai kabupaten Kepahiang, yang menunjukkan adanya pengaruh positif variabel X terhadap variabel Y. Hal ini dapat di lihat dari persamaan regresi linier sederhana yaitu Y = 6,25 + 0,23 X dengan keeratan hubungan sebesar 0,75 dan kontribusi (sumbangan) sebesar 56,25%.
Copyrights © 2023