Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang memicu keterlambatan input data dan berdampak pada pelayanan klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penerapan SIMRS berdasarkan kerangka HOT-Fit dengan mutu pelayanan dan akurasi informasi medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods berdesain explanatory sequential. Pengumpulan data kuantitatif melibatkan 142 responden melalui kuesioner terstruktur, didukung data kualitatif mendalam dari 8 informan kunci (3 perawat, 2 dokter, 3 staf rekam medis). Analisis statistik dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 26.0 melalui uji univariat, bivariat (korelasi Pearson), dan multivariat (regresi linear berganda). Hasil kuantitatif menunjukkan penerapan SIMRS berada pada kategori tinggi dan berhubungan positif serta signifikan dengan mutu pelayanan ( ; ) dan akurasi informasi medis ( ; ). Analisis regresi mengonfirmasi bahwa penerapan SIMRS secara signifikan memprediksi mutu pelayanan ( ; ; Adjusted ) dan akurasi informasi medis ( ; ; Adjusted ). Temuan kualitatif menjelaskan bahwa kendala teknis berupa instabilitas jaringan pada jam sibuk dan dominasi pembelajaran otodidak (60,6% belum pernah pelatihan formal) menjadi penghambat utama efisiensi. Dapat disimpulkan bahwa penguatan aspek teknologi dan SDM secara seimbang merupakan faktor kunci dalam mengoptimalkan mutu pelayanan dan akurasi rekam medis.
Copyrights © 2026