Makanan Pendamping ASI (MPASI) merupakan asupan yang disajikan bagi bayi yang sudah berusia 6 bulan hingga 24 bulan, yang pengenalannya dilakukan secara bertahap dari segi tekstur maupun kuantitasnya sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak. Kegagalan ASI Eksklusif dan terganggunya tumbuh kembang anak sering kali dipicu oleh pemberian MPASI yang tidak presisi, terutama jika diberikan sebelum usia 6 bulan. Selain faktor usia, kurangnya kebersihan dalam pengolahan serta rendahnya nutrisi pada MPASI tersebut secara langsung dapat meningkatkan risiko anak terkena diare, stunting, wasting dan underweight. Metode penelitian: pendekatan metode kuantitatif, yaitu quasi-experimental one-group pretest-posttest design tanpa kelompok pembanding (kontrol). Sampel penelitian sebanyak 40 ibu di PMB Helena. Analisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa edukasi berbasis video demonstrasi mengenai pengelolaan MPASI terhadap variabel pengetahuan dan sikap ibu (p = 0,001; p < 0,05) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Sedangkan pada variabel tindakan tidak ditemukan pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,063; p > 0,05), sehingga Ho gagal ditolak dan Ha tidak didukung.
Copyrights © 2026