Perkembangan teknologi digital meningkatkan penggunaan handphone di lingkungan keluarga sehingga bayi sering terpapar screen time pasif. Paparan ini dapat memengaruhi kualitas tidur bayi, tetapi hasil penelitian sebelumnya masih beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan screen time pasif dari handphone dengan kualitas tidur bayi usia 9–12 bulan di PMB Supiani tahun 2026. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan populasi 30 ibu yang memiliki bayi usia 9–12 bulan. Sampel ditentukan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai paparan screen time pasif dan kualitas tidur bayi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Sebagian besar bayi memiliki paparan screen time pasif sangat sering sebanyak 13 bayi (43,33%), sedangkan kategori kualitas tidur terbanyak adalah tidur berlebihan sebanyak 13 bayi (43,33%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan p=0,246 (p>0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paparan screen time pasif dari handphone dengan kualitas tidur bayi usia 9–12 bulan. Kualitas tidur bayi dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti rutinitas tidur, aktivitas fisik, status kesehatan, menyusui, lingkungan tidur, dan pola pengasuhan. Orang tua tetap dianjurkan membatasi penggunaan handphone di sekitar bayi, terutama sebelum tidur, untuk mendukung tidur dan tumbuh kembang yang optimal.
Copyrights © 2026