Rendahnya pangsa pasar perbankan syariah menunjukkan bahwa ketertarikan masyarakat untuk menggunakan layanan perbankan syariah masih perlu ditingkatkan. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi keputusan menjadi nasabah adalah literasi dan persepsi terhadap bank syariah. Generasi Z memiliki potensi sebagai pangsa pasar perbankan syariah karena adaptif terhadap informasi, namun pemahaman dan persepsi terhadap bank syariah masih beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Literasi Bank Syariah dan Persepsi pada Bank Syariah terhadap Keputusan Menjadi Nasabah Bank Syariah pada Generasi Z di RW 04 Kelurahan Jurangmangu Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan 163 responden dari populasi 280 Generasi Z berusia 15–30 tahun. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik Stratified Random Sampling pada RT 02 dan RT 03. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Bank Syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Menjadi Nasabah dengan t hitung 3,702 dan signifikansi 0,000. Persepsi pada Bank Syariah juga berpengaruh positif dan signifikan dengan t hitung 4,047 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung 21,383 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 20,1% menunjukkan bahwa Literasi dan Persepsi mampu menjelaskan variasi Keputusan Menjadi Nasabah sebesar 20,1%.
Copyrights © 2026