Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Good Corporate Governance yang diproksikan oleh kepemilikan institusional, komisaris independen, dan komite audit serta financial distress terhadap nilai perusahaan dengan kinerja keuangan sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Sampel penelitian terdiri atas 19 perusahaan sektor transportasi dan logistik tahun 2021-2024 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 76 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan WarpPLS 8.0. Temuan – Kepemilikan institusional dan komisaris independen berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan komite audit tidak berpengaruh. Financial distress berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan dan kinerja keuangan. Kinerja keuangan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan serta memediasi pengaruh financial distress, tetapi tidak memediasi pengaruh mekanisme Good Corporate Governance terhadap nilai perusahaan. Kebaruan – Penelitian ini mengkaji tren penurunan indeks sektor transportasi dan logistik selama periode 2021–2024 dengan mengintegrasikan mekanisme Good Corporate Governance, kondisi financial distress, dan kinerja keuangan untuk menjelaskan perubahan nilai perusahaan di tengah pelemahan kinerja sektoral. Signifikansi – Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi manajemen perusahaan sektor transportasi dan logistik dalam memperkuat mekanisme tata kelola perusahaan yang efektif, meningkatkan kinerja keuangan, dan mengelola risiko financial distress guna meningkatkan nilai perusahaan.
Copyrights © 2026