Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap financial distress, serta menguji peran likuiditas dalam memediasi hubungan antara struktur modal dan ukuran perusahaan dengan financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2021–2024. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian terdiri atas 19 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sebaliknya, struktur modal dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap likuiditas. Selanjutnya, likuiditas terbukti berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Hasil pengujian efek mediasi menunjukkan bahwa likuiditas mampu memediasi pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap financial distress. Kebaruan – Penelitian ini menempatkan likuiditas sebagai variabel mediasi untuk menjelaskan hubungan antara struktur modal, ukuran perusahaan, dan financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021–2024. Signifikansi – Hasil penelitian menunjukkan pentingnya peran likuiditas dalam memediasi pengaruh struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap financial distress, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan dalam menyusun kebijakan keuangan untuk meminimalkan risiko financial distress.
Copyrights © 2026