Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengetahui sejauh mana media pembelajaran interaktif dapat memengaruhi hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran sistem pelumasan di program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Negeri 10 Semarang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 30 siswa kelas XI TKR sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui instrumen tes berupa 25 soal pilihan ganda, yang seluruhnya dinyatakan valid (r hitung > r tabel = 0,361) dan memiliki tingkat reliabilitas tinggi (KR-20 = 0,725). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 66,40 (SD = 11,10) yang meningkat menjadi 82,53 (SD = 15,88) pada posttest, atau setara dengan kenaikan rata-rata 16,13 poin. Nilai N-Gain yang dihasilkan sebesar 0,55, tergolong dalam kategori sedang. Karena hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pretest (p = 0,013) maupun posttest (p < 0,001) tidak terdistribusi normal, analisis hipotesis selanjutnya dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil uji tersebut mengonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (Z = -4,67; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan media pembelajaran interaktif mampu mendorong peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan, sekalipun besaran peningkatan tersebut tidak seragam pada setiap siswa.
Copyrights © 2026