Daun binahong (Anredera cordifolia) merupakan tanaman obat yang berpotensi sebagai bahan aktif penyembuh luka karena mengandung berbagai senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan standarisasi parameter spesifik dan non-spesifik ekstrak etanol daun binahong hasil ekstraksi menggunakan metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan single treatment design. Pengujian meliputi rendemen, organoleptis, skrining fitokimia, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, kadar flavonoid total, kadar air, kadar abu total, dan kadar abu tidak larut asam. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 1,8%. Ekstrak berbentuk kental, berwarna hijau pekat, berbau khas, berasa pahit, serta mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, dan steroid. Kadar sari larut air sebesar 62,43%, kadar sari larut etanol 45,25%, kadar flavonoid total 69,76 mg QE/g ekstrak, kadar air 0,50%, kadar abu total 5,09%, dan kadar abu tidak larut asam 0,61%. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun binahong hasil ekstraksi menggunakan metode UAE memenuhi karakteristik parameter spesifik dan non-spesifik sebagai dasar standarisasi mutu bahan baku herbal yang berpotensi digunakan dalam pengembangan sediaan penyembuh luka.
Copyrights © 2026