Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi transformasi digital di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Fenomena penelitian berfokus pada perubahan praktik pencatatan, transaksi, pengelolaan arus kas, dan pengambilan keputusan keuangan seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi untuk memahami pengalaman, kebiasaan, dan makna yang dibangun pelaku UMKM dalam konteks keseharian usahanya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang dipilih secara purposive dan dikembangkan melalui snowball sampling. Analisis data menghasilkan lima tema utama, yaitu praktik pengelolaan keuangan sederhana, digitalisasi transaksi, literasi digital dan pembelajaran sosial, kepercayaan serta kebiasaan, dan keterbatasan infrastruktur serta kondisi geografis. Temuan menunjukkan bahwa transformasi digital berlangsung secara bertahap dan menghasilkan praktik keuangan hibrida, ketika teknologi digital berdampingan dengan pencatatan dan pengelolaan keuangan konvensional. Penelitian ini memperluas perspektif sosio-teknis dengan menempatkan transformasi digital sebagai proses adaptasi yang kontekstual. Implikasinya, penguatan literasi, pendampingan, dan infrastruktur perlu disesuaikan dengan kondisi lokal.
Copyrights © 2026