Maraknya pinjaman online ilegal yang menerapkan bunga tidak wajar, penyalahgunaan data pribadi, dan penagihan tidak etis menjadi ancaman bagi masyarakat berliterasi digital rendah, khususnya pelaku usaha mikro dan pekerja informal yang membutuhkan pembiayaan cepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat RT 01/RW 07 Kelurahan Gunung Sari, Kota Makassar, dalam mengidentifikasi dan memverifikasi legalitas pinjaman online. Metode meliputi pelatihan literasi digital, praktik verifikasi mandiri, dan pengembangan website edukasi. Efektivitas diukur melalui pre-test dan post-test terhadap 31 peserta. Hasil menunjukkan rata-rata skor pemahaman naik dari 6,00 menjadi 9,00 (skala 0-10), dengan proporsi peserta kategori paham meningkat dari 25,8 persen menjadi 87,1 persen, melampaui target 80 persen. Keyakinan diri peserta turut meningkat signifikan, terutama pada kemampuan verifikasi mandiri. Sebanyak 64,5 persen peserta berhasil melakukan verifikasi tanpa bantuan fasilitator, dan mayoritas menilai website edukasi sangat bermanfaat serta berniat menggunakannya berkelanjutan. Pemahaman mengenai batasan akses data aplikasi masih memerlukan penguatan lanjutan. Kegiatan ini berkontribusi meningkatkan literasi digital dan keamanan finansial masyarakat, sekaligus menghasilkan website edukasi sebagai sarana verifikasi berkelanjutan untuk mencegah kerugian akibat pinjaman online ilegal.
Copyrights © 2026