Kesiapsiagaan merupakan upaya antisipasi bencana yang penting dilakukan oleh perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kesiapsiagaan perawat menghadapi bencana di RSUD Prambanan. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional pada 96 perawat yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana, kemudian dianalisis dengan uji Kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (87,5%) dan kesiapsiagaan tinggi (64,6%). Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana (p=0,016), namun kekuatan hubungan sangat lemah (r=0,247). Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan berperan dalam meningkatkan kesiapsiagaan perawat, tetapi bukan merupakan faktor utama. Kesiapsiagaan juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pengalaman, pelatihan, simulasi bencana, serta lama bekerja.
Copyrights © 2026