Abortus berulang merupakan masalah kesehatan reproduksi yang berdampak pada kondisi fisik dan psikologis perempuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian abortus berulang pada pasien di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Penelitian menggunakan desain observasional analitik kasus-kontrol dengan 104 responden (52 kasus, 52 kontrol). Data diperoleh dari rekam medis periode Januari 2022–Desember 2024 dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact. Distribusi IMT pada kelompok kasus: obesitas 38,5%, overweight 26,9%, normal 28,8%, underweight 5,8%; kelompok kontrol: overweight 38,5%, normal 32,7%, obesitas 19,2%, underweight 9,6%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p = 0,171 dan uji Fisher's Exact p = 0,247, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara IMT dan abortus berulang. Namun, analisis subkelompok menunjukkan peningkatan risiko bermakna pada kelompok obesitas dibandingkan IMT normal (OR = 2,51; 95% CI: 1,10–5,62; p = 0,025). Temuan ini menegaskan perlunya skrining IMT dalam konseling prakonsepsi meskipun signifikansi statistik keseluruhan tidak tercapai pada studi berskala terbatas ini.
Copyrights © 2026