Pertumbuhan industri coffee shop di Kota Surakarta menyebabkan meningkatnya jumlah pekerja. Namun, karakteristik pekerjaan di coffee shop menuntut pekerja menghadapi beban kerja yang tinggi, sehingga berpotensi memicu kelelahan kerja. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan menganalisis hubungan beban kerja fisik dan mental terhadap kelelahan kerja pada pekerja coffee shop di Kota Surakarta dengan menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 128 pekerja coffee shop di Kota Surakarta. Beban kerja fisik diukur menggunakan metode Heart Rate Reserve (%HRR), beban kerja mental diukur menggunakan kuesioner NASA-TLX, sedangkan kelelahan kerja diukur menggunakan Subjective Self Rating Test (SSRT). Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar pekerja memiliki beban kerja fisik kategori sedang, beban kerja mental kategori tinggi, dan kelelahan kerja kategori sedang, serta terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja fisik dan mental terhadap kelelahan kerja (p = 0,001; p = 0,006 (p < 0,05). Temuan tersebut menegaskan bahwa kelelahan kerja pada pekerja coffee shop berkaitan dengan kombinasi tuntutan fisik dan mental dalam aktivitas kerja sehari-hari, sehingga penelitian ini menggambarkan secara empiris tingkat beban kerja serta kontribusinya terhadap kelelahan kerja pada pekerja coffee shop.
Copyrights © 2026